Langsung ke konten utama

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

MAKALAH PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

 

 

LOGO.png

 

 

 

YAUMI OKTARI

E1R115077

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MATARAM

2017



BAB I

PENDAHULUAN

 

A.   Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga dengan pekembangan ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang tidak lagi terbatas pada informasi surat kabar, audio visual, dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan internet.

Salah satu bidang yang mendapat dampak yang cukup berarti dengan perkembangan teknologi ini adalah bidang pendidikan, dimana pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur-unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sebagai sarana penyedian ide, gagasan dan materi pendidikan serta peserta didik itu sendiri, beberapa bagian unsur ini mendapat sentuhan media teknolgi informasi, sehingga mencetuskan lahirnya ide tentang e-learning.

Media pembelajaran adalah salah satu unsur yang memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar dapat membantu guru memperkaya wawasan siswa. Berbagai bentuk dan jenis media pembelajaran yang digunakan oleh guru akan menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi siswa.

Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran.

 

B.     Rumusan Masalah

                       a.     Apa pengertian media pembelajaran?

                       b.     Apa saja fungsi dan manfaat dari media pembelajaran?

                       c.     Apa saja macam-macam media pembelajaran?

                      d.      Media pembelajaran apa yang cocok untuk sekolah menengah?

 

C.    Tujuan Masalah

                       a.     Untuk mengetahui pengertian media pembelajaran

                       b.     Untuk mengetahui fungsi dan manfaat media pembelajaran

                       c.     Untuk mengetahui macam-macam media pembelajaran

                      d.     Untuk mengetahui media pembelajaran apa yang cocok untuk sekolah menengah

 

D.    Manfaat

                       a.     Dapat mengetahui pengertian dari media pembelajaran

                       b.     Dapat mengetahui fungsi dan manfaat media pembelajaran dengan jelas

                       c.     Dapat mengetahui macam-macam media pembelajaran

                      d.     Dapat mengetahui media pembelajaran apa yang cocok untuk sekolah menengah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.  Pengertian Media Pembelajaran

Kata “media” berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari “medium” yang secara harafiah berarti “prantara atau pengantar”. Bila media adalah sumber belajar, maka secara luas media dapat diartikan dengan manusia, benda, ataupu peristiwa yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan.  Media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan gua mencapai tujuan pengajaran. Pembelajaran adalah seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadian-kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian yang kejadian-kejadian intern . Jadi secara umum media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar. Terdapat pengertian media pembelajaran dari beberapa ahli, yaitu:

a.    Menurut Briggs (1977)  media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya.

b.    Menurut Heinich, Molenida, dan Russel (1993) berpendapat bahwa “teknologi atau media pembelajaran sebagai penerapan ilmiah tentang proses belajar pada manusia dalam tugas praktis belajar mengajar.

c.    Menurut Miarso (2004) berpendapat bahwa “Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar”.

Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar  sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran atau pelatihan.

 

 

B.  Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran

Terdapat beberapa fungsi dari media pembelajaran yaitu:

a.    Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
Secara teknis, media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar. Dalam kalimat “sumber belajar” ini tersirat makna keaktifan, yakni sebagai penyalur, penyampai, penghubung, dan lain-lain. Media pembelajaran dapat menggantikan fungsi guru, terutama sebagai sumber belajar.

b.  Pemusat perhatian siswa

Media pembelajaran dapat berfungsi dengan baik sebagai pemusat perhatian siswa. Apalagi jika media pembelajaran itu bersifat menarik. Guru IPS dapat menarik perhatian siswa misal dengan hanya menempel peta di papan tulis saat akan memulai pembelajaran. Siswa akan selalu terpusat perhatiannya kepada hal-hal baru yang ditunjukkan atau dibawa oleh guru ke dalam ruang kelas. Jadi jangan ragu untuk selalu menggunakan media pembelajaran. 

c.  Menggugah emosi siswa

Emosi siswa terhadap suatu hal (dalam hal ini materi pembelajaran) dapat dengan mudah digugah dengan menggunakan media pembelajaran. Misalnya saja, mereka dapat dengan cepat bersimpati dengan orang yang memiliki kekurangan fisik dengan hanya menonton video singkat tentang seorang cacat yang harus dapat melakukan beragam kegiatan sehar-hari secara mandiri. Dengan media pembelajaran serupa kita dapat membuat siswa mencintai lingkungan dan peduli dengan kelestarian alam sekitar. 

d.  Membantu siswa memahami materi pembelajaran

      Jika guru ingin menggunakan media pembelajaran dan berhasil efektif, maka guru harus memilih     media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran. Media pembelajaran yang sesuai akan         membantu siswa memahami materi pembelajaran yang sedang dibelajarkan. 

e.  Membantu siswa mengorganisasikan informasi

Berbagai media pembelajaran seperti tampilan power point yang dirancang dengan sungguh-sungguh, menyajikan grafik atau bagan-bagan, atau diagram, dapat membantu siswa mengorganisasikan materi pembelajaran dengan lebih mudah. Guru dapat menyajikannya dengan menambahkan pula simbol-simbol khusus sehingga memperkuat retensi (daya ingat) siswa.

f.   Membangkitkan motivasi belajar siswa

Guru yang menggunakan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dapat membuat suasana kelas lebih hidup. Salah satu penyebabnya adalah karena media pembelajaran mempunyai fungsi penting yaitu sebagai pembangkit motivasi belajar. Siswa akan termotivasi untuk belajar bila guru mengajar di kelas mereka dengan menggunakan beragam media pembelajaran yang sesuai.

g.  Membuat pembelajaran menjadi lebih kongkret

Banyak konsep-konsep abstrak yang harus dipelajari oleh siswa kita di kelas. Cara termudah untuk menyajikan sesuatu yang abstrak adalah dengan membantu mereka mengkongkretkannya melalui media pembelajaran. Pembelajaran yang abstrak sukar untuk ditangkap, berbalikan dengan pembelajaran yang lebih kongkret. 

h.  Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indra

Banyak peristiwa, konsep, atau objek yang harus dipelajari oleh siswa tetapi untuk menyajikannya secara langsung tidaklah mudah (bisa). Misalnya saja, jika guru ingin membawa siswa kepada masa-masa perang dunia ke-2 berkecamuk, maka guru dapat menyajikannya dengan media pembelajaran. Banyak video-video dokumentasi tentang perang dunia ke-2 ini tersedia di internet. Dengan menampilkannya di kelas pada saat pembelajaran, keterbatasan ruang dan waktu dapat diatasi. Pun jika misalnya guru ingin menyampaikan bagaimana bentuk seekor amuba yang sedang mengambil makanan, tentu hanya dengan menggunakan media pembelajaranlah tujuan ini dapat dicapai.

i.   Mengaktifkan pembelajaran

Dijamin, penggunaan media pembelajaran akan mengaktifkan pembelajaran di kelas. Apalagi media pembelajaran yang dipilih dapat mengaakomodasi banyak siswa dan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengannya. Pembelajaran yang aktif terbentuk ketika siswa-siswa dapat berinteraksi tidak hanya dengan guru atau dengan siswa lainnya, tetapi juga dengan media pembelajaran.

j.   Mengurangi kemungkinan pembelajaran yang melulu berpusat pada guru

Banyak guru seringkali terbawa suasana mengajar yang berpusat pada guru.Ini bukan berarti pembelajaran berpusat pada guru tidak baik. Akan tetapi pembelajaran, apabila melulu dilaksanakan dalam setting berpusat pada guru akan mengakibatkan kebosanan pada diri siswa. Media pembelajaran yang digunakan guru pada saat mengajar dapat mencegah guru untuk selalu terbawa pada kemungkinan ini, apalagi guru dengan cermat memilih media pembelajaran yang memungkinkan orientasi pembelajaran yang berpusat pada siswa.

k.  Mengaktifkan respon siswa

Banyak siswa malas merespon pembelajaran yang diberikan oleh guru karena guru monoton dan pembelajaran selalu begitu-begitu saja. Pembelajaran yang memanfaatkan media pembelajaran yang bervariasi dan sesuai tujuan pembelajaran dapat mengatasi hal ini. Siswa akan memberikan respon positif terhadap / selama proses belajar mengajar berlangsung.

Manfaat media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut :

1.    Pengajaran lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar

2.    Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih di pahami pembelajar, serta memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan baik

3.    Metode pembelajaran bervariasi, tidak semata-semata hanya komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata lisan pengajar, pembelajar tidak bosan, dan pengajar tidak kehabisan tenaga.

4.    Pembelajar lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan penjelasa dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang dilakukan seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lainya.

5.    Penyampaian materi dapat diseragamkan. Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan mengurangi kesenjangan kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun berada.

C.      Tujuan

     Dalam penggunaan suatu media pasti didasari oleh suatu makna atau tujuan tertentu, ada beberapa tujuan  dari penggunaan media pembelajaran pada saat proses pembelajaran, yaitu :

·       Mempermudah proses belajar-mengajar

·       Meningkatkan efisiensi belajar-mengajar

·       Menjaga relevansi dengan tujuan belajar

·  Membantu konsentrasi siswa

Tidak diragukan lagi bahwa semua media itu perlu dalam pembelajaran. Kalau sampai hari ini masih ada guru yang belum menggunakan media, itu hanya perlu satu hal yaitu perubahan sikap. Dalam memilih media pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kebutuhan, situasi dan kondisi masing-masing. Dengan perkataan lain, media yang terbaik adalah media yang ada. Terserah kepada guru bagaimana ia dapat mengembangkannya secara tepat  dilihat dari isi, penjelasan pesan dan karakteristik siswa untuk menentukan media pembelajaran tersebut.

D.      Macam-macam Media Pembelajaran

1.    Alat peraga

Alat peraga adalah alat (benda) yang digunakan untuk memperagakan fakta, konsep, prinsip atau prosedur tertentu agar tampak lebih nyata/ konkrit

2.    Media Visual

Media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam bentuk-bentuk visual. Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual. Jenis-jenis media visual antara lain:

·       Gambar atau foto

·       Sketsa

·       Diagram

·       Bagan

·       Grafik

·       Kartun

·       Poster

·       Peta atau Globe

·       Papan Planel

·       Papan Buletin

3.    Media Audio

Media audio adalah jenis media yang berhubungan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan pada lambang-lambang auditif. Jenis-jenis media audio antara lain:

·                Radio

·                 Alat Perekam atau Tape Recorder

4.    Media audio visual

Media audio-visual adalah media yane mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik.

5.    Media berbasi multimedia

Multimedia adalah sembarang kombinasi yang terdiri atas teks, seni grafik, bunyi, animasi, dan video yang diterima oleh pengguna melalui komputer. Dan menampilkan slide power point pada saat belajar mengajar juga termasuk pada media multimedia.

6.    Media berbasis manusia

Media pembelajaran berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan untuk mengirimkan dan mengkomunikasikan pesan atau informasi. Media ini bermanfaat khususnya bila tujuan kita adalah mengubah sikap atau ingin secara langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa. Misalnya, media manusia dapat mengarahkan dan mempengaruhi proses belajar melalui eksplorasi terbimbing dengan menganalisis dari waktu ke waktu apa yang terjadi pada lingkungan belajar.

7.         Media berbasis cetakan

    Media cetak adalah media visual yang pembuatannya melalui proses percatakan (printing atau offset). Media bahan catak menyajikan pesan atau informasi melaui huruf atau gambar yang diilustrasikan untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang akan disampaikan.

Media pembelajaran berbasis teks cetak (print out) adalah berbagai media penyampai pesan pembelajaran di mana padanya terkandung teks (bacaan) dan ilustrasi-ilustrasi pendukungnya. Media cetakan meliputi bahan-bahan yang disiapkan di atas kertas pengajaran dan informasi. Di samping buku teks  atau buku ajar, termasuk pula lembaran penuntun berupa daftar cek tentang langkah-langkah yang harus diikuti ketika mengoprasikan peralatan atau memeliahra peralatan.p

eneria

E. Media pembelajaran yang cocok untuk sekolah menengah

Media pembelajaran yang dapat digunakan pada proses belajar mengajar harus disesuaikan dengan materi yang akan di sampaikan kepada siswa. Dengan media pembelajaran siswa akan lebih mudah memahami konsep matematika yang bersiafat abstrak.Sehingga guru harus menjelaskan kepada siswa dengan media yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Agar siswa lebih mudah dan lebih cepat untuk mengerti dan menangkap materi. Memilih pada hakikatnya adalah proses pembuatan keputusan dari beragai alternatif pilihan. Guru bisa menentukan pilihan media mana yang akan digunakan apabila terdapat beberapa media yang diperbandingan. Dan pemilihan media pembelajaran yang akan digunakan hendaknya harus memenuhi sejumlah prinsip yaitu:

          i.     Menetukan jenis media dengan tepat; artinya, sebaiknya guru memilih terlebih dahulu media manakah yang sesuai dengan tujuan dan bahan pelajaran yang akan diajarkan.

        ii.     Menentukan dan memperhitungkan subjek dengan tepat; artinya, perlu diperhitungkan apakah penggunaan media itu sesuai dengan tingkat kematangan atau kemampuan siswa.

      iii.  Menyajikan media dengan tepat;artinya, teknik dan metode penggunaan media pengajaran haruslah disesuaikan dengan tujuan, bahan metode, waktu, dan sarana yang ada.

      iv.     Menempatkan atau memperlihatkan media pada waktu, tempat, dam situasi yang tepat. Artinya, kapan dan dalam situasi mana pada waktu mengajar media digunakan. Tentu tidak setiap saat atau selama proses belajar mengajar terus menerus memperlihatkan atau menjelaskan sesuatu dengan media pengajaran.

Pemilihan media pembelajaran harus memenuhi beberapa kriteria yaitu:

1.    Memilih media pembelajaran yang sesuai dengan topik materi yang akan diajarkan.

2.    Memilih media pembelajaran yang menarik agar minat belajar siswa menjadi meningkat.

Berdasarkan media pembelajaran yang sudah dibahas di atas, media pembelajaran yang cocok digunakan untuk sekolah menengah khususnya pada pelajaran matematika yaitu media berbasis manusia, media berbasis cetakan, dan media berbasis visual, alat peraga, dan media berbasis multimedia atau kata lainnya slide power point. Belajar dari pengalaman siswa lebih sukar menerima materi jika hanya penjelasan biasa. Karena matematika merupakan pelajaran yang bersifat abstrak sehingga siswa mendapat kesulitan pada saat mempelajarinya. Karena matematika harus di bimbing dengan keras agar siswa dapat dengan mudah mempelajari matematika. Dengan media pembelajaran inilah siswa lebih cepat memahami materi yang diberikan oleh guru.

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

A.  Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat di tarik beberapa kesimpulan yaitu:

a.    Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

b.  Fungsi media pembelajaran adalah fungsi media pembelajaran sebagai sumber belajar, pemusat perhatian siswa, menggugah emosi siswa, membantu siswa memahami materi pembelajaran, membantu siswa mengorganisasikan informasi, membangkitkan motivasi belajar siswa, membuat pembelajaran menjadi lebih kongkret, mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indra, mengaktifkan pembelajaran, mengurangi kemungkinan pembelajaran yang melulu berpusat pada guru, mengaktifkan respon siswa.

c.    Manfaat media pembelajaran adalah pengajaran lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar, bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih di pahami pembelajar, serta memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan baik, metode pembelajaran bervariasi, tidak semata-semata hanya komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata lisan pengajar, pembelajar tidak bosan, dan pengajar tidak kehabisan tenaga., pembelajar lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan penjelasa dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang dilakukan seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lainya., penyampaian materi dapat diseragamkan. Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan mengurangi kesenjangan kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun berada.

d. Tujuan media pembelajaran adalah mempermudah proses belajar-mengajar, meningkatkan efisiensi belajar-mengajar, menjaga relevansi dengan tujuan belajar, membantu konsentrasi siswa.

e.  Macam-macam media pembelajaran adalah alat peraga, media berbasis visual, media berbasis audio, media berbasis audio-visual, media berbasis manusia, media berbasis cetakan.

f.  Media yang cocok untuk sekolah menengah adalah media berbasis manusia, media berbasis cetakan, media berbasis visual, alat peraga, dan media berbasis multimedia atau power point.

B.  Saran

Sebelum menyampaikan materi keppada siswa sebaiknya guru memikirkan media pembelajaran apa yang baik dan cocok materi pembelajaran yang akan di sampaikan agar proses belajar menjadi efektif.


DAFTAR PUSTAKA

 

Anonim. 2015. Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran. Di akses dari

https://herminegari.wordpress.com/perkuliahan/fungsi-dan-manfaat-media-pembelajaran/html

pada pukul 11.43WITA pada tanggal 8 Maret 2017.

_______. 2015. Pengertian Media Pembelajaran. Di akses dari

http://www.rumahbelajar.web.id/pengertian-dan-manfaat-media-pembelajaran/html pada pukul 11.43 WITA pada tanggal 8 Maret 2017.

Djamarah, Syaiul Bahri. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Banjarmasin: Rineka Cipta.         

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Humanisme dan Teori Konstruktivisme

MAKALAH STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA “TEORI HUMANISME DAN TEORI KONSTRUKTIVISME” Oleh: Kelompok 3 Kelas A Reguler Sore/IV Hartaguna                              (E1R115015) I Gusti Ayu Rarasanti          (E1R115021) Widya Nusywari                   (E1R115075) Yaumi Oktari                        (E1R115077) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MATARAM 201 7 DAFTAR ISI KATA PENGANT AR.............................................

LIRIK LAGU ABJAD CINTA (BAND ACTL)

Abjad Cinta A Aku Sayang Kamu B Besarnya Cintaku  C Cuma Kepadamu D Dan Hanya Untukmu ---------- ---------- E Engkau Yang Ku Mau F Fallin In Love With You G Getaran Cintaku H Hasrat Di Jiwaku ---------- ---------- [Reff] Aku Nyatakan Rasa Ini Lewat Abjad Yang Ku Susun Agar Kau Mengerti  Cinta Ku Datang Dari Hati Dan Ku Tulis Dengan Hurud Abjad ---------- ---------- I Izinkan Ku Mencoba J Jangan Kau Ragu Padaku K Kau Kan Pasti Ku Jaga L Lalu Bahagia [Back To Reff]